Jarez Race : Benar Gregetan Lihatnya…

Sungguh malangnya nasib Stoner, ini sama saja dengan pepatah “sudah jatuh tertimpa tangga”. Sudah kena slonjoran Rossi, ehhhh…..pas bangun para marshal malah banyak nolongin Rossi hehehe….Kalau proses kecelakaan sih, nga usah dibicarakan, tapi proses penanganan para marshal benar-benar masih bikin gregetan. Masa yang dorongin motor Stoner cuman 1 orang, sedang punya Rossi rame-rame. Terlihat jelas waktu siaran Live, betapa kecewanya rider Honda tersebut.

Nasibmu Stoner….pantasan saja ada ledekan kecil darinya. Keluhan lain juga datang dari Simoncelli pada para Marshal, entah bagaimana SOP para petugas disana. Sangat disayangkan memang karena mereka tidak bekerja dengan maksimal pada kasus 2 rider Honda ini.

Dan akhirnya, walau bagaimanapun Honda tetap telah “berguguran” ūüôā

(bikin nih posting karena benar-benar gregetan hehehe…..)

Iklan

Gaji Naik, Harga Yang Lain Dah Ngacir Duluan….

ya….beginilah hidup….jangan pernah dilawan arusnya, tapi diikuti….insya Allah aman damai tentram saja…Sudah tahukan bulan April ini ada kenaikan gaji buat para pegawai negeri. Tentunya pasti senang dong buat ada tambahan uang lagi walau “cuma” 10% tambahannya, nah masalahnya adalah barang-barang sudah naik duluan, tidak peduli itu macam kayak baju atau yang lainnya. Baca lebih lanjut

NH lagi….??? Ahhh….Kapan Majunya….

Ahhh…..sudah pada baca berita terakhirkan tentang siapa bakal calon ketua umum PSSI yang baru nanti, pasti sudah tahu dan (lagi-lagi) si Nurdin Halid kembali lolos pada verifikasi terakhir diikuti dengan¬†Nirwan Bakrie sedang dua calon lain yaitu¬†George Toisutta dan Arifin Panigoro dinyatakan tidak lolos.

Ahhh…..kenapa tuh NH, apa tidak punya rasa bertanggung jawab dan malu dengan apa yang dipersembahkan untuk organisasi yang dipimpinnya, lihat saja apa juga prestasi timnas Indonesia dibawah kepemimpinannya. Bangsa ini terlalu banyak “celah” buat mengembalikan kekuasaan seseorang, pakai memabawa bahasa rehabilitasilah atau apalah…..

Ahhh…..membosankan suatu organisasi yang bisa dipimpin oleh orang yang sama dalam beberapa periode dan bisa saja tanpa prestasi yang membanggakan, kenapa tidak dibuat saja dahulu peraturan tentang maksimal kepemimpinan seseorang itu maksmimal 2 periode…?? apalagi organisasi seperti PSSI tidak bisa dicampuri oleh pemerintah setempat, salah sedikit persepakbolaannya dihukum tidak boleh ikut acara internasional.

Terbukti beberapa oknum bangsa ini hanya mengejar kuantitas (periode) daripada kualitas (prestasi dalam periode tsb)…..ahhhh…..tambah pusinggggg…..kapan majunyaaaa……

CBR250 vs Ninja250 lagi………

MC.COM MENJAGOKAN CBR 250R

Hasil akhir dari komparasi ketiga motor 250 cc ala motorcycle.com menempatkan CBR 250R ditempat pertama, Ninja 250R ditempat kedua, dan GT 250 ditempat ke tiga. Walaupun kalah secara performa power, CBR dipilih karena variabel KENYAMANAN, RINGAN, MEMILIKI VARIABEL TORSI YANG BESAR DAN MUDAH DIDAPAT Plus fakta bahwa CBR 250R jugalah yang paling Irit diantara ketiganya ( CBR 57 MPG, Ninja 250R 43 MPG ) . ..  ssst belum lagi ditambah nilai Plus fitur C-ABS nya .. .  begitulah menurut motorcycle.com .. .  nah sekarang tergantung bro-bro semua dah mau pilih motor dengan karakteristik apa? semoga berguna

Sudah pasti bacakan artikelnya kang haji Taufik disini tentang komparasi CBR250 vs Ninja250 vs GT250, bahwa dari Motorcycle menjagokan CBR dari komparasi tiga buah motor tersebut. Nah, yang perlu dibaca lagi adalah bahwa sebuah motor itu kadang tidak hanya dilihat dari sebuah speed, speed dan speed, tapi ada variabel lain yang perlu diperhitungkan selain seperti faktor kenyamanan, torsi didapat pada rpm rendah (enak stop n go), ramah lingkungan, serta konsumsi BBM yang lebih baik dikelasnya (lihat yang saya bold diatas).

Yang jadi masalah di negara ini adalah ketika sebuah motor berkubikasi sama, maunya main disamakan terus, ributnya itu yang bukan main tapi tentunya oleh beberapa oknum hehehe…. Padahal dengan contoh satu silinder dan dua silinder saja sudah jelas mana yang menghasilkan tenaga buat speed yang lebih baik. Kalau sudah beda genre yaa….tak usah terlalu ributlah dengan hal semacam itu. Masih banyak orang lain yang tidak hanya memikirkan satu variabel saja.

Toh, pabrikan Honda sendiri sudah terkenal konsen dengan teknologi masal yang mengedepankan kenyamanan dan irit bahan bakar walau harganya memang yaaa……kadang overprice….apalagi yang dalam negeri ini. Sooo…..tak lelahnya saya berucap jika tidak mencari hanya sesuatu tentang speed dan indahnya suara dua silinder pilihlah CBR250 ini dengan pembaharuannya, tapi kalau anda seorang penyuka speed pilihlah Ninja250……..

Baca juga :

Enhancing product and production efficiency

To address the issue of climate change, Honda has led the industry in establishing worldwide CO2emission reduction targets and implementing initiatives to attain them.

Believing that the internal combustion engine will remain the principal source of mobility power until at least the year 2020, Honda views fuel efficiency and fuel economy enhancement as a key issue. Stringent regulations such as Corporate Average Fuel Economy (CAFE) standards have been introduced in the U.S., Europe and other regions to mandate fuel economy improvement for automobile fleets. Recognizing the need for global initiatives, Honda is moving from measuring regional fuel economy averages to measuring global fuel economy averages, and from fuel economy averages based on vehicle categories to average targets for its entire worldwide vehicle lineup. Honda is also committed to further improving the efficiency of its worldwide manufacturing processes and reducing CO2 emissions. To this end, in 2006, Honda established global targets for average per-unit CO2 emissions in manufacturing and is working steadily to reach these targets.

Dari tulisan diatas, adakah hubungan tentang pengembangan single silinder yang dipadankan dengan PGM-FI dalam sebuah CBR 250 juga kaitannya dengan program Honda global….??? tanyakan pada rumput yang bergoyang hehehe…..(yang lebih tahu)